Sabtu, 15 Juli 2017

10 TIPS KEHARMONISAN RUMAH TANGGA
 
Menjaga keharmonisan sebuah rumah tangga bukan perkara yang mudah. Tidak heran jika angka perceraian di Indonesia cukup tinggi.

 Namun, Anda tidak perlu khawatir. Karena, pada dasarnya menjaga sebuah hubungan suami istri yang harmonis dapat dilakukan. Meski tidak semudah membalikan telapak tangan.

 Dan jika Anda belum bisa mendapatkan kehidupan yang harmonis, 9 tips ini juga cocok untuk Anda. Karena selain untuk menjaga, tips yang akan saya sampaikan juga berfungsi untuk membangun hubungan suami istri yang romantis.

1. Saling Memahami

Tidak bisa memahami satu sama lain adalah penyebab pertengkaran dalam kehidupan berumah tangga. Untuk itu, saling memahami memahami dan mendukung satu sama lain menjadi cara terbaik menjaga keharmonisan dalam rumah tangga anda. Tugas utama suami adalah mencari nafkah, sedangkan istri bertugas mengurus anak dan rumah.
Contohnya saja, saat istri sedang sibuk memasak. Tiba-tiba anak-anak merengek mengajaknya bermain, Sementara anda malah asyik bermain handphone. Tentu hal ini dapat membuat istri emosi dengan tingkah anda. Lebih baik jika anda membantu istri menemani anak-anak agar pekerjaannya cepat selesai.

2. Saling Menghargai

Saling menghargai adalah elemen penting untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. Pada dasarnya baik suami maupun istri memiliki sifat dan karakter berbeda. Diperlukan kekompakan untuk dapat menyatukan perbedaan tersebut.
Bentuk penghargaan istri terhadap suami adalah bersikap sopan dan menghormatinya dimanapun berada. Jangan menceritakan hal buruk tentang suami kepada keluarga, teman, maupun tetangga. Sementara sebagai suami, jangan memaksakan kehendak anda dan hargailah pendapat dan keinginan istri.
Sebagai contoh, Istri mengungkapkan keinginan untuk tetap bekerja setelah menikah. Sementara anda tidak menghendakinya. Hargailah niat istri anda dengan tidak langsung melarangnya. Akan lebih baik jika diskusikan dengan matang. Berikan kesempatan pada istri anda untuk tetap bekerja. Dengan komitmen mampu membagi waktu untuk mengurus anak-anak dan tugas rumah dengan baik.
Jika dikemudian hari istri anda merasa kewalahan, sarankan padanya agar lebih baik berhenti bekerja dan konsentrasi mendidik anak dan mengurus rumah.


3. Saling Percaya

Saling percaya antara kedua belah pihak adalah kunci meraih keharmonisan rumah tangga. Jangan biarkan pikiran dan hati saling menaruh curiga satu sama lain. Karena jika suatu hubungan tidak dilandasi kepercayaan, maka tidak akan bertahan lama.
Memang tidak mudah untuk membangun kepercayaan. Namun, jika anda berfikir positif tentang pasangan anda, tentu pikiran-pikiran buruk yang menyebabkan rasa curiga akan sirna seketika.
Sebagai contoh, jika anda mendapati suami terlambat pulang sampai larut malam, jangan langsung berfikir bahwa suami anda sedang selingkuh dibelakang anda. Coba untuk melihat sisi positif dari suami anda, misalnya dia mungkin sedang lembur, tidak bisa menghubungi anda karena handphonenya mati atau ban motornya bocor. Dengan begitu anda percaya bahwa suami anda tidak berbuat macam-macam.

4. Saling Memaafkan

Konflik memang menjadi bumbu kurang sedap dalam kehidupan berumah tangga. Kesalahan kecil yang dilakukan pasangan menjadi bahan untuk memulai pertengkaran. Hal ini terjadi karena belum adanya kesadaran untuk saling memaafkan.
Kondisi ini sering menyebabkan masalah yang sebenarnya bisa anda diselesaikan dengan jalan musyawarah. Namun, malah menjadi sebuah pertengkaran besar yang harusnya tidak terjadi. Oleh sebab itu, berusahalah untuk memaafkan kesalahan pasangan anda. Apalagi jika pasangan anda secara terang-terangan meminta maaf.

5. Menjaga Komunikasi dengan Baik

Komunikasi yang baik adalah hal terpenting untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga anda. Apalagi sekarang dengan adanya telepon genggam, komunikasi terasa lebih mudah. Untuk itu, jika komunikasi anda dengan pasangan belum baik, perbaikilah segera.
Bagaimana cara menjaga komunikasi dengan baik? Jika anda selama ini jarang telepon atau hanya mengirim pesan singkat saat sedang berada di kantor. Cobalah untuk sesekali menelepon istri anda saat istirahat. Anda bisa bertanya hal-hal ringan seperti dia sedang apa atau sudah makan belum. Hal ini tentu membuat istri merasa diperhatikan oleh anda meskipun sedang tidak bersama.

6. Menjaga Perasaan

Untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga, anda berdua harus saling menjaga perasaan masing-masing. Jangan mengucapkan perkataan yang menyinggung perasaan pasangan anda. Karena hal tersebut dapat memancing pertengkaran.
Anda tidak menginginkannya bukan. ketika mengucapkan kata-kata yang anda anggap sepele, ternyata merupakan hal-hal yang tidak disukai oleh pasangan anda. Belajarlah memahami sisi sensitif pasangan anda. Misalnya istri anda tidak suka dikatakan gemuk, jangan anda mengucapkan kata itu walaupun hanya dengan niat bercanda.
Selain itu, jangan pernah menceritakan aib keluarga kepada siapapun. Misalnya anda sedang marah dengan sikap suami, jangan anda langsung menjelekkannya didepan keluarga, teman ataupun tetangga. Apalagi sampai menulis status di media sosial, tentu masalah rumah tangga anda akan di ketahui oleh banyak orang. 

7. Terbuka dan Terus Terang

Salah satu alasan terciptanya rumah tangga harmonis adalah tidak ada rahasia. Oleh sebab itu, berusahalah untuk tidak menutupi apapun dari pasangan anda. Jika anda memiliki masalah, sampaikanlah pada pasangan anda. Selain bisa memecahkan masalah bersama, pasangan anda merasa dibutuhkan dan diakui keberadaannya.
Contohnya, anda tidak suka melihat istri yang gemar berbelanja barang-barang yang dirasa tidak perlu. Jangan anda memarahi atau malah mendiamkannya. Lebih baik sampaikan unek-unek anda pada kondisi dan situasi yang tepat. Dengan begitu, istri akan memahami apa yang menjadi ganjalan hati anda.

8. Saling Mengingatkan

Keberhasilan dalam mempertahankan rumah tangga tidak akan terwujud jika kedua belah pihak saling menyalahkan. Permasalahan kecil sekalipun tidak akan selesai jika bersikap demikian. Oleh karena itu, lebih baik jika anda berdua dapat saling mengingatkan dalam hal apapun.
Contohnya, anda sebagai seorang suami wajib mengingatkan istri tentang pentingnya mengatur keuangan rumah tangga. Agar kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi selama satu bulan. Andapun harus legowo saat istri menasehati anda untuk tidak bergadang agar besok tidak terlambat masuk kerja.
Kekompakan dalam mendengar nasehat dan saling mengingatkan untuk kebaikan masing-masing tentu dapat menjaga rumah tangga anda tetap harmonis.

9. Mengenang Memori Pacaran

Tips menjaga kebahagiaan rumah tangga selanjutnya adalah mengingat atau mengenang memori sewaktu dulu masih pacaran. Memang hal ini terasa sepele, namun cara ini dapat mempererat hubungan anda dengan pasangan.
Ajak pasangan anda untuk mengingat kembali ketika pertama kali anda bertemu dengannya, bagaimana bisa saling jatuh cinta, saat-saat pendekatan, bagaimana cara suami melamar anda, atau kejadian lucu saat resepsi pernikahan.
Bernostalgia terhadap kenangan masa lalu, setidaknya akan menimbulkan perasaan kasih sayang menjadi lebih kuat.

10. Memperbaiki Ekonomi Keluarga

Keuangan adalah hal penting untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga. Banyak pasangan suami istri yang bertengkar hanya karena masalah keuangan. Hal ini tentu menjadi sebuah dilema yang harus ada penyelesaiannya.
Pengeluaran sehari-hari, kredit motor, angsuran rumah dan biaya sekolah anak adalah pengeluaran bulanan yang cukup besar. Belum lagi jika ada anggota keluarga yang sakit atau menghadiri undangan pernikahan, tentu dibutuhkan biaya tambahan. Terkadang gaji suami tidak mencukupi untuk keperluan tersebut. Oleh karena itu, hutang menjadi pilihan untuk menyelesaikan masalah.
Semakin banyaknya kebutuhan, maka hutang kian menumpuk. Ujung-ujungnya anda dan pasangan saling menyalahkan. Untuk itu, ada baiknya mendiskusikan masalah ini dengan pasangan anda. Jika suami sudah tidak mampu mencari uang tambahan karena kesibukannya dikantor. Anda sebagai istri bisa membantu suami dengan bekerja atau membuka peluang usaha sendiri.
Ketika perekonomian keluarga membaik, kemungkinan besar situasi keluarga anda menjadi lebih harmonis.

sekian tips dari saya kurang dan lebihnya saya mohon maaf. semoga bermanfaat dan menjadi keluarga yang harmonis... terimakasihhhh....

Kamis, 02 Maret 2017

VIDEO CERAMAH KH ZAINUDIN MZ

Cara Khusyuk Dalam Shalat

 
 
Sabar dan Ikhlas


Dasar dan Tujuan Hidup Muslim


Cara Mendidik Anak


         Mencari Jodoh yang Baik


Minggu, 12 Februari 2017

7 Sunnah Harian Rasululloh SAW Yang Sangat Besar Manfaatnya

Dari ‘Amr bin ‘Auf bin Zaid al-Muzani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah  shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Barangsiapa yang menghidupkan satu sunnah dari sunnah-sunnahku, kemudian diamalkan oleh manusia, maka dia akan mendapatkan (pahala) seperti pahala orang-orang yang mengamalkannya, dengan tidak mengurangi pahala mereka sedikit pun,” (HR Ibnu Majah: 209).

HADISTS yang agung ini menunjukkan keutamaan besar bagi orang yang menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, terlebih lagi sunnah yang telah ditinggalkan kebanyakan orang. Oleh karena itu, Imam Ibnu Majah mencantumkan hadits ini dalam kitab “Sunan Ibnu Majah” pada Bab: “(Keutamaan) orang yang menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah ditinggalkan (manusia)”.

Imam Muhammad bin Ismail al-Bukhari berkata, “Orang muslim yang paling utama adalah orang yang menghidupkan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah ditinggalkan (manusia), maka bersabarlah wahai para pencinta sunnah (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam), karena sesungguhnya kalian adalah orang yang paling sedikit jumlahnya (di kalangan manusia).”

Nah, apa saja sunnah harian Rasulullah itu?

Pertama: Shalat tahajjud, Semua rasul, Nabi, kekasih Allah (auliya”) dan para ulama salaf tidak meninggalkan shalat tahajud. Ini merupakan ciri orang saleh dan ikhlas. Dalam rangkai sahabat Ali Bin Thalib menyatakan bahwa, salah satu dari obatnya hati adalah shalat malam dan tahajud. Dan Allah S.W.T berfirman : “Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah mudahan Tuhan Mu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji,” ( Al-Israa’:79).

Kedua: Membaca Al-Quran dengan Terjemahannya, Al-Quran merupakan petunjuk dan sumber mata kehidupan. Al Qur’an merupakan pedoman muslim untuk hidup dan menjalani kehidupan. Maka membaca atau tadarus Al-Quran itu penting sekali, kita tidak hanya disuruh membaca, tetapi juga memahami dan menghayati artinya serta dilanjutkan dengan mengamalkan ajaran-ajaran yang terkandung di dalamnya.

Ketiga: Memakmurkan masjid/shalat subuh di mesjid. Masjid adalah rumah nya Allah. Mesjid adalah sebuah tempat suci bagi orang-orang yang senantiasa mensucikan dirinya secara lahir maupun batin. Masjid merupakan tempat untuk menggembleng pengalaman-pengalaman ruhani/spiritual, mengokokohkan iman dan tauhid. Masjid juga sebagai tempat tinggal landas bagi mi’rajnya orang-orang beriman. Dalam artian ini, masjid sebagai tempat menginternalisasikan nilai-nilai Ilahiyah ke dalam dirinya sebagai modal utama dalam kehidupan, baik secara individu, dalam lingkup rumah tangga, masyarkat dan bangsa bahkan dalam lingkup dunia global.

Keempat: Shalat Dhuha. Salah satu rahasia Shalat dhuha adalah karena Shalat Dhuha adalah sedekah.Shalat dhuha adalah ibadah sunnah yang senantiasa dilakukan Rasullah Saw.

Setiap amal ibadah yang diperintahkan ataupun dianjurkan Allah dan Rasul- Nya pasti ada rahasia yang tersembunyi di dalamnya. Memang kadang kemampuan akal kita tak dapat menjangkau/memahaminya. Tapi yang pasti semuanya itu adalah demi kemasalahatan dan kemanfaatan kita, manusia. Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap persendian manusia diwajibkan untuk bersedakah setiap harinya mulai matahari terbit. Memisahkan (menyelesaikan perkara) antara dua orang (yang berselisih) adalah sedekah. Menolong seseorang naik ke atas kendaraannya atau mengangkat barang-barangnya ke atas kendaraannya adalah sedekah. Berkata yang baik juga termasuk sedekah. Begitu pula setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah. Serta menyingkirkan suatu rintangan dari jalan adalah shadaqah,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Orang-orang salafush-shaleh pernah bilang “Jika kalian menginginkan kebahagiaan di dunia dan akhirat kelak, maka lakukan shalat dhuha.”

Kelima: Bersedekah. Allah menyukai orang yang suka bersedekah, dan malaikat Allah selalu mendoakan kepada orang yang bersedekah setiap hari. Seorang sudah bisa disebut mukmin yang sebenarnya, jika sudah bersedekah. Carilah rizki dengan sedekah. Demikian juga bertaubatlah dengan bersedekah, jika kita sakit juga hendaknya bersedekah. Banyak sekali ayat Al-Quran yang menegaskan dan memerintahkan akan hal ini. bersedekah merupakan tolok ukur dan ciri dari orang-orang yang beriman, shaleh dan bertakwa.

Keenam: Menjaga wudhu terus menerus karena Allah menyayangi hamba yang berwudhu. Nabi saw, senantiasa dalam keadaan wudhu, baik dalam waktu dan keadaan apapun.  Jangan tinggalkan wudhu. Kalau batal, berwudhulah kembali. Hal itu merupakan kebutuhan kita sendiri dalam rangka untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Kalau kita selalu berwudhu insya Allah akan selamat dari ikatan dan kegenitan dunia dan terjaga dari hal-hal yang kotor (kotoran yang bersifat maupun ruhani). Selanjutnya kita terjaga dari hal-hal yang tidak bermanfaat dan dari perbuatan-perbuatan dosa dan tercela. Karena wudhu merupakan proses pembersihan badan kita secara silmutan dilanjutkan dalam rangka untuk pembersihan fitrah dan hati atau rohani kita.

Kata khalifah Ali bin Abu Thalib, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu solat walau ia sedang tidak shalat, dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia, ya Allah.”

Ketujuh: Amalkan istighfar setiap saat. Dengan istighfar masalah yang terjadi kerana dosa kita akan dijauhkan oleh Allah. istighfar setiap saat dan dalam segala aktivitas apapun diperintahkan beristiqfar. Ketika kita mau tidur, mau makan dalam melakukan suatu pekerjaan, di jalan, di mobil dan di manapun hendaknya selalu dalam keadaan beristiqfar. Orang yang kuat istiqfarnya, maka insting dan kecenderungan rahmatnya (berguna dan bisa membahagiakan orang lain atau bahkan makhluk lain) sangat kuat sekali. Ia pun juga menjadi penuh dengan keutamaan-utamaan, doanya mustajab dan firasatnya tajam (mampu berpikir positif dan menerawang ke depan/berpikir visioner).

Bila kita mampu menjaga dan melakukan tujuh sunnah Rasullullah SAW” ini, maka Insya Allah akan muncul sifat-sifat terpuji. Bicaranya dakwah, diamnya zikir, nafasnya tasbih, matanya memancar cahaya rahmat..